Di tengah populernya bisnis kuliner online, ternyata bisnis kuliner offline masih diminati sebagian besar konsumen dengan pertimbangan dapat dinikmati dan bisa melihat wujud makanannya secara langsung. Sedangkan bagi penjual, dengan berbisnis kuliner offline maka keuntungan yang diperoleh dapat diterima secara langsung tanpa harus menunggu konfirmasi dari pembeli.

Namun bisnis kuliner dipandang lebih mengeluarkan modal daripada bisnis online. Contohnya saja ketika Anda membuka kedai yang harus membayar sewa ruko, listrik dan pegawai dibandingkan apabila Anda membuka bisnis kuliner online, contohnya frozen food yang mungkin saja modalnya lebih sedikit.

Mengetahui hal tersebut, mungkin Anda skeptis jika bisnis kuliner offline lebih bisa menghasilkan keuntungan daripada bisnis online. Padahal kenyataannya bisa saja dengan tips di bawah ini.

  1. Membuat Promosi di Media Sosial

Meskipun bisnis kuliner yang Anda jalankan bersifat offline, menggunakan media sosial untuk promosi masih dirasa sangat ampuh daripada harus membagikan brosur. Apalagi saat ini hampir setiap orang memperhatikan dan mencari referensi melalui media sosial.

Dengan promosi di media sosial juga seolah memberikan pernyataan bahwa bisnis kuliner Anda ada secara nyata dan bisa dikunjungi sesuai jam operasional. Jangan lupa untuk mencantumkan deskripsi toko, fasilitas yang diberikan dan menu yang disajikan.

  1. Buka Di Lokasi yang Strategis

Tentu saja supaya toko atau resto yang Anda buka laris manis dan menarik banyak pengunjung memang seharusnya terletak di lokasi yang ramai dan mudah terlihat oleh orang banyak. Misalnya saja di kios-kios pinggir jalan, di mall yang ramai atau di lokasi perumahan yang memiliki area komersil yang memang ramai dilalui. Dengan begitu, Anda tidak akan susah payah untuk bisa menarik pembeli.

  1. Berikan Ciri Berbeda Dari yang Lain

Bisnis kuliner memang pada umumnya sama, yakni menjual makanan dan minuman serta hampir setiap orang bisa melakukannya. Buatlah sesuatu yang akan membedakan bisnis kuliner Anda dengan yang lain dan akan menjadi ciri khas dari toko atau resto Anda. Hal ini juga bisa menarik perhatian pembeli.

  1. Mematok Harga yang Bersaing

Bukan berarti harga yang Anda tetapkan untuk produk yang dijual harus jauh lebih murah daripada yang lain dan mengorbankan keuntungan sendiri. Tetapkan harga yang sesuai dengan kalkulasi keseluruhan pengeluaran dan keuntungan yang setidaknya harus diperoleh dari setiap produk kuliner yang dijual.

  1. Memberikan Pelayanan yang Maksimal

Pelayanan yang ramah dan responnya cepat tentu akan membuat pelanggan manapun menyukainya. Hal ini akan membuat konsumen menjadi pelanggan tetap dan akan sering berbelanja di toko Anda.

Sebaliknya jika pelayanan yang diberikan terkesan buruk dan malas-malasan, maka akan memberikan reputasi yang buruk bagi bisnis kuliner Anda sehingga tidak ada yang akan merekomendasikannya.

Itulah beberapa tips ampuh untuk Anda yang akan membuka bisnis kuliner secara offline. Apabila Anda membutuhkan bahan baku untuk bisnis kuliner, fmflour siap menjadi penyedia bahan baku berkualitas untuk Anda. Untuk pemesanan dapat melalui:

  1. Website: fmflour.com
  2. Shopee: fmshopbranded
  3. Tokopedia: fmflour
  4. Instagram: @fmflour dan @fmshop.smg
  5. Whatsapp: 0812-2624-0827

Untuk pemesanan paket usaha yang lebih hemat dan bagi Anda yang ingin menjadi mitra kami, dapat menghubungi kontak Whatsapp di 0896-7512-1854.

Apabila Anda hendak melakukan pemesanan dalam jumlah banyak, dapat menghubungi kontak Whatsapp untuk pemesanan paket usaha. Jangan sungkan untuk bertanya tentang produk kami, dengan senang hati kami akan menjawab segala bentuk pertanyaan Anda.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *